» » Pengertian Drama dan Langkah-langkah Cara Menulis (Membuat) Naskah Drama beserta Contohnya

Pengertian Drama dan Langkah-langkah Cara Menulis (Membuat) Naskah Drama beserta Contohnya

Berikut ini adalah pembahasan tentang pengertian drama, cara membuat naskah drama, langkah langkah membuat naskah drama, langkah langkah menulis drama, langkah langkah menulis naskah drama, contoh naskah drama, cara menulis naskah drama.

Pengertian Drama

Apakah yang dimaksud dengan drama? Pada pembahasan yang lalu telah dibahas definisi drama.
Drama merupakan jenis karya sastra yang menggambarkan kehidupan manusia dengan gerak. Drama menggambarkan realita kehidupan, watak, serta tingkah laku manusia melalui peran dan dialog yang dipentaskan. (Wikipedia)

Langkah-langkah Cara Menulis Naskah Drama

Pada pelajaran kali ini kamu akan kembali berlatih cara menulis naskah drama. Ide penulisan naskah drama bersumber dari konflik dalam kehidupan sehari-hari, cerita dongeng, fiksi, atau imajinasi.
Langkah-langkah menulis naskah drama, ialah
  1. menentukan tema,
  2. membuat urutan cerita,
  3. menulis cerita dalam bentuk percakapan antartokoh (dialog), dan
  4. sertakan petunjuk teknis.

Contoh:
Judul: Pencurian yang Gagal.
  1. Pencuri merencanakan pencurian.
  2. Pencuri beraksi malam hari.
  3. Pencuri bertindak ceroboh.
  4. Pencuri tertangkap tangan oleh satpam.
  5. Pencuri ditangkap dan diserahkan kepada polisi.

Cerita “Pencurian yang Gagal” tersebut dapat dikembangkan menjadi naskah drama satu babak.

Contoh Naskah Drama Satu Babak

Judul : Pencurian yang Gagal
Karya : Sri Kuncoro
                                                           Seorang pencuri dengan pelan berjingkat-jingkat menuju garási mobil rumah Pak Murtopo. Ia mengenakan pakaian hitam-hitam dan kain penutup kepala.

Pencuri : (berbisik lirik) Awas kau, Murtopo. Malam ini juga akan kukuras harta bendamu hingga esok pagi kau akan menangis tersedu-sedu dan tidak bersikap sombong lagi. (Pencuri berhasil menaiki tembok pembatas untuk garis mobil. Mendadak salah satu kakinya tersangkut kawat berduri dan ia terjatuh. Tubuhnya menimpa atap mobil.)

Pencuri : Aduh, punggungku! Dasar kawat sialan!

Satpam : Hai, siapa di situ? (berteriak)

Pencuri : Meong ... meong.

Satpam : Benar kucing? Kok suaranya aneh?

Pencuri : Meong .... meong (Satpam mengendap-mendap menuju arah suara)

Satpam : Nah, ketangkap kamu. (menangkap pencuri) awas kalau melawan, aku punya pistol! jangan main-main!

Cara Mementaskan Naskah Drama

Setelah berlatih menulis naskah drama, pada kesempatan kali ini kamu akan berlatih bermain peran. Agar mampu bermain peran dengan baik, kamu harus rajin berlatih. Hal-hal yang harus kamu lakukan untuk mempersiapkan pertunjukan drama, antara lain sebagai berikut.
  1. Tulislah naskah sederhana (satu babak)!
  2. Bedahlah isi naskah dengan calon pemain!
  3. Lakukan casting untuk memilih pemain!
  4. Berlatihlah membaca, menghafal, dan berdialog sesuai dengan karakter tokoh!
  5. Berlatih gerak di atas panggung!
  6. Berlatihlah dari awal sampai akhir!
  7. Berlatihlah dengan kostum pentas!
  8. Berlatihlah dengan properti dan musik!
  9. Lakukanlah orientasi (penguasaan) panggung!
  10. Siap menggelar pertunjukan/pentas!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

dasarwasa 80 an

pujangga baru

contoh cyber sastra